Dendi Basuworo GM Muda Yang Berprestasi

Rajakabar.com

BOGOR- Karir hidup adakalanya tak bisa diduga. Hari ini kita di bawah besok atau lusa mungkin posisi kita  di atas. Ungkapan itu nampaknya bisa disematkan pada  kisah perjalanan karir Dendi Basuworo, Hotel Manager Zest Hotel Bogor by Swiss –    Belhotel International. “4 tahun saya jadi waiter! Dulu waktu saya masih lajang saya pernah jadi  waiter di restoran sebuah hotel di Jakarta, 2 tahun di sana. Kemudian saya jadi waiter lagi 2 tahun di Kuwait.” ungkap Dendi Basuworo, di ruang kantornya yang nyaman, di Zest Hotel Bogor. Sebuah hotel yang teletak di lingkar jalan Kebon Raya Bogor.

Per tanggal 1 Agustus 2017, Dendi Basuworo bergabung dengan Zest Hotel Bogor by Swiss – Belhotel International. Dari data yang tercatat, sejak pria  yang pernah menduduki posisi sales manager di beberapa hotel  ini memimpin Zest, hotel tersebut mengalami kenaikan yang signifikan. Ada kenaikan 13,45%, tentu ini kenaikan yang cukup menyenangkan hati. “Alhamdulillah tingkat occupancy terus naik. Reputasi di on line juga mengalami kenaikan, pada tanggal 1 Agustus2017, ranking Hotel Zest ini berada di urutan 19, pas  di tahun 2018 Zest Hotel berada di rangking 8 tripadvisor,” ungkap Dendi penuh rasa syukur.

Lebih lanjut Dendi menjelaskan bahwa waktu dirinya pertama masuk bergabung, Hotel Zest ini dalam keadaan di bawah buget. “Jadi datang ke sini minus, akhir Desember 2017 tutup buku, kita bisa memberikan keuntungan ratusan juta. Ini semua hasil kerja tim,” katanya.

Tangan dingin Dendi terus memoles Hotel Zest. Sejumlah kiat dijalankan Dendi. Pelayanan mutu ditingkatkan, servis ke para customer tak hanya sekedar melayani sebagai tamu belaka tapi  ia akan mencatat dan mendata para tamu secara personal layaknya seorang sahabat karibnya sendiri. Bisa jadi kiat-kiat Dendi tersebut tak banyak dilakukan orang lain. “Istilahnya, kalaupun kita pindah si tamu pun akan ikut kita,” kata Dendi.

Pria kelahiran Bogor 23 April 1985 pun tak lupa menjalankan pesan ayahnya yang pensiunan militer. “Dari usia SD saya dididik semi militer dalam menerapkan  kedisiplinan sama ayah saya. Dan ayah saya suka berpesan agar berhati-hati, semakin tinggi semakin kuat  terpaan anginnya. Sebagai pemimpin harus selalu ada di tengah, jangan hanya menyenangkan ke atas dalam hal ini ke owner, tapi  juga bagaimana kita berkomunikasi dengan nyaman dan menyenangkan secara profesional dan proporsional kepada bawahan kita,” tutur Dendi.

Bagaimana kisah lengkap tokoh inspiratif ini? Simak kisah lengkapnya nanti di Majalah Pleasant, majalah wisata kami yang akan terbit volume perdana di bulan Agustus mendatang.(*)

 

Post Author: rajakabar_admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *