LBH APIK DAN KOMUNITAS REKAM RESMIKAN POSKO PARALEGAL DI DESA CIMANGGIS

BOJONGGEDE -.RAJAKABAR.COM ,-Menyikapi maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta kasus tidak optimalnya pelayanan kesehatan bagi warga miskin, mendorong Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Jakarta melakukan pendidikan paralegal bagi kaum perempuan di Indonesia. Menurut Direktur LBH APIK Siti Mazuma, upaya melakukan transformasi hukum kepada kaum perempuan melalui paralegal sudah dilakukan pihaknya di beberapa kota dan kabupaten, terutama wilayah Jakarta Bogor Depok Tanggerang dan Bekasi (Jabodetabek). Dia menuturkan, sepanjang tahun 2018 saja, pihaknya sudah menerima ratusan pengaduan masyarakat terkait kasus kekerasan kepada perempuan dan anak, dan 4 kasus diantaranya adalah pengaduan dari masyarakat Kota/Kabupaten Bogor. “Makanya kami melakukan kerjasama dengan teman-teman di Rekam untuk melakukan pelatihan paralegal dan membuat posko disini.”  ujar Siti Mazuma kepada wartawan rajakabar saat ditemui dalam giat launching Posko Paralegal Kabupaten Bogor di Perumahan Bilabong Desa Cimanggis Kecamatan Bojonggede, Minggu (22/72018).

Zuma sapaan akrabnya menambahkan, keberadaan paralegal saat ini sudah semakin kuat dengan telah diberlakukannya Undang – Undang nomor 16 tahun 2011 tentang Bantuan Hukum. “Melalui UU ini, negara telah mengakui peran penting LBH serta peran paralegal yang telah berkontribusi terhadap pelayanan kepada masyarakat miskin atau lemah untuk mendapatkan keadilan.” Paparnya. Sementara Ketua Relawan Kesehatan Masyarakat (REKAM) Bogor Raya Sofie menuturkan, dibukanya posko paralegal Bogor diharapkan dapat membantu para relawan kesehatan dan masyarakat miskin terutama bagi kaum perempuan dan anak dalam.mendapatkan akses pelayanan yang optimal dari pemerintah. “Kami bekerja sebagai relawan dengan dana sendiri, disela waktu kami sebagai ibu rumahtangga. Hal ini demi membantu warga masyarakat untuk mendapatkan hak-hak nya.” Ungkap Ogie sapaannya.

 

Tampak hadir dalam giat tersebut Ketua Yayasan Satu Keadilan & LBH Keadilan Bogor Raya Sugeng Teguh Santoso, Sekcam Bojonggede, Kades Cimanggis serta berbagai organisasi relawan, LSM dan sebagainya. Dalam giat tersebut juga ditandatangani nota kesepahaman (MoU) kerjasama antara LBH APIK, Rekam dan Pemdes Cimanggis untuk pendampingan warga. Dimintai pendapatnya tentang giat tersebut, Sugeng Teguh Santoso mengaku mberikan apresiasi atas adanya upaya pendidikan dan pendampingan hukum terhadap masyarakat. “Sesuai konstitusi, setiap warga negara punya hak yang sama dalam keadilan. Masyarakat perlu mengerti hukum, agar bisa menyelesaikan masalahnya secara hukum.” Ungkapnya. Sementara Kepala Desa Cimanggis Abdul Azis Anwar mengaku bangga atas berdirinya posko paralegal di Desa Cimanggis. “Ini merupakan contoh yang baik bagi semua masyarakat desa untuk terus membangun wilayah dari segala sektor. Jadi ini sesuai visi misi pembangunan kami untuk menjadikan Desa Cimanggis nomor satu termaju.” Ujarnya. (Jay) 

Post Author: rajakabar_admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *