GMCI : Dukung Pemilu Aman Damai tidak Golput

CIANJUR- ,RAJAKABAR.COM-,Warga masyarakat Kampung Leuwibungkur RT 03/05, Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon menyelenggarakan gerakan keagamaan melalui ‘Doa Bersama Pemilu Aman Damai Tidak Golput’ pelaksanaan digelar di Masjid Nurul Bayan, sekitar pukul 13:00 WIB, Minggu (14/4).

Ketua Gerakan Masyarakat Cinta Islam (GMCI) Cianjur, Maqbul Sya’ban Fuadi mengatakan, kontek kegiatan ini tidak lain menyerukan Pemilu 2019 bisa aman damai dan tidak golput. Meskipun berbeda pilihan, jadi jangan sampai ada perpecahan tetap mengutamkaan persatuan dan kesatuan NKRI harga mati.

“Siapa pun pilihannya tetap jaga persatuan dan kesatuan, jangan sampai bisa diadu domba dan terpecah belah. Karena, Pemilu untuk menyelamatkan bangsa dan negara mau dibawa kemana Indonesia ini,” katanya.

Hal lain salah seorang penceramah, Ustadzah Cicah Nafisah juga Pimpinan Ponpes Miftahul Ulum mengatakan, meskipun beda pilihan dan hal kontek lainnya tetap harus menjaga persatuan dan kesatuan. Intinya bisa aman damai dan kondusif.

“Silahkan saja memilih bebas, itu berdasarkan hati nurani masing-masing. Tapi jangan saling menjelekan antara pilihan yang disukai. Maka itu kita menggelar gerakan doa bersama untuk Pemilu aman damai dan jangan ada yang golput,” ujarnya.

Pelaksanaan doa bersama tersebut diisi dengan tausiyah, deklarasi Pemilu aman damai dan tidak ada golput, tabliq akbar dan doa bersama terlihat begitu hikmat dan khusu. Bahkan ada beberapa warga yang meneteskan air mata, berharap Pemilu 2019 bisa aman dan damai jangan sampai ada perpecahan walaupun berbeda pilihan.

Ketua GMCI Cianjur menambahkan, selain itu juga TNI-POLRI bisa mendukung pemerintah, sehingga Pemilu nanti bisa aman damai, dan jangan sampai ada perselisihan. Meskipun beda pilihan, pihaknya berharap siapapun pilihannya bisa membawa Indonesia lebih baik menuju perubahan.

“Konteknya bisa mengsukseskan Pemilu, baik itu setelah dan menjelang untuk menjaga NKRI. Meskipun ada perbedaan,” harap, Maqbul.

GMCI berharap kepada TNI-POLRI bisa mengantisipasi apa yang terjadi setelah atau menjelang Pemilu 2019 nanti yang akan diselenggarakan. Tetap harus menjaga keamanan, ketertiban dan Pemilu bisa Jujur dan Adil (Jurdil) jangan sampai ada permasalahan terjadi.(eka rk)

Post Author: Yogi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *