PT.SBI / Holcim Menyetop Galian Tanah Nambo

Klapanunggal -,RAJAKABAR. COM -,Saling klaim yang kini terjadi antara PT.SBI dan PT.AWU terhadap lokasi tanah yang terdapat di Desa Nambo,Kecamatan Klapanunggal,Kabupaten Bogor.

Debat kusir yang terjadi antara Security PT.SBI dan Penanggung jawab PT.AWU terjadi sangat hebat dan hampir menimbulkan kegaduhan antara dua kubu tersebut,Rabu (4/9).

Suprayitno Security PT.SBI mengatakan jika atas perintah pimpinannya untuk menghentikan segala kegiatan di lokasi sampai hasil musyawarah dan pengukuran ulang dilakukan oleh pihak BPN.

“Kami hanya kerja dan menyampaikan pesan,agar tidak ada kegiatan apapun sampai ada hasil musyawarah,kemarin kan dari PT.AWU sudah ke kantor kami tapi memang belum ada kesepakatan dan tidak ada informasi juga jika dari pihak PT.AWU jika akan melakukan kegiatan hari ini,intinya kami minta kegiatan hari ini dihentikan sampai ada kesepakatan,karena saat di sana (red,kantor PT.SBI) pihak PT.AWU hanya menunjukan surat hak garap dari warga seluas 80H,dan kami punya sertifikat kepemilikan atas tanah yang diklaim oleh PT.AWU” Jelas Suprayitno Security PT.SBI dilokasi galian.

Namun hal tersebut dibantahkan oleh penanggung jawab kegiatan PT.AWU,edi mulyadi saat memberikan penjelasan pada Security PT.SBI,bahwasannya PT.AWU sudah mendapati izin dari pemilik lahan yaitu masyarakat dan lokasi yang akan di lakukan kegiatan tidak mengenai tanah milik PT.SBI

“Atas dasar apa anda menyuruh menghentikan kegiatan ini,saya punya hak atas lokasi ini disini sudah tertera tanda tangan Kades Nambo beserta RT dan RW,tanah ini bukan milik PT.SBI,saya tidak mau berurusan dengan PT.SBI biarkan nanti Pemkab Bogor yang akan menyelesaikan,agar diukur oleh BPN,kalau mau memberhentikan kegiatan ini harus ada surat dong dari PT.SBI jangan hanya lisan saja biar jelas”, Pungkas edi mulyadi penanggung jawab kegiatan galian C yang baru beroperasi hari ini.

Penulis(rif)

Post Author: Yogi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *