KONTALASI PILKADES CIOMAS KEC.CIOMAS KAB.BOGOR MAKIN MEMANAS

RAJAKABAR.COM | CIOMAS,- Dicurigai Jajaran perangkat desa dan panitia terkesan bersikap ada keberpihakan pada salah satu calon kades, hal ini disampaikan salah satu warga desa Ciomas yang berinisial H kepada kami menurutnya, “dari mulai pendaptaran banyak ketimpangan dimana calon mengganti Poto sedangkan salah satu calon kita lihat tidak, kemudian juga harus memakai bendera merah putih yang berkibar kita lihat salah satu calon tidak, dengan imformasi terkait aturan pun kita selalu terakhir itupun setelah kita tegur baru dikasih penjelasan.Bogor (18 Oktober 2019).

Terkait kecurigaan adanya oknum aparat RT RW yang masuk jajaran tim pmenangan salah satu calon apakah ada bukti, H memaparkan, “ketika kami ke kantor desa kami melihat dan kamipun ada Poto-potonya kalo yang berseragam Baraya itu ada oknum RT-RW yang masih aktif, dan ketika kami tanyakan kepada PJS kades terkait oknum RT RW yang mausk jajaran tim pemenangan salah satu calon jawab nya nanti di informasikan, padahal terkait aturan tim pemenangan panitia atau jajaran aparat desa lainnya semua sudah tertuang di perbup Bogor, Maka sangat lah wajar jika kecurigaan kami semakin menguat adanya ketidak netralan dari panitia dan jajaran aparat desa (H menegaskan).

Disisi lain Dugaan ketidak netralan panitia dan jajaran aparat desa pun diungkapkan salah satu dari elemen masyarakat desa Ciomas yang yang aktif disalah satu lembaga pemantau penegak hukum indonesi berinisial J mengungkapkan, “berdasarkan surat camat nomor 141/613 Pem. tanggal 6 September 2019 terkait aparat desa dan lain lain nya semua sudah dijelaskan, namun kami melihat himbauan Camat Ciomas tidak dihiraukan, dan satu hal yang harus di ingat masyarakat Ciomas sudah pada pinter, tidak bisa dibodoh-bodohi lagi dan jangan coba coba ciderai domokrasi, oleh karenanya kami meminta kepada pihak panitia serta aparatur terkait untuk bersikap kooperatif dan netral, dan perintahkan untuk aparat yang terlibat langsung dalam tim pemenangan salah satu calon segera perintahkan dengan tegas untuk mengundurkan diri, karena bagaimanapun sebagai masyarakat kami mengiginkan berlansung nya demokrasi (Pilkades) yang adil transparan dengan mengacu kepada prosedur yang sudah ditetapkan.

Disisi lain pihak panitia yang coba kami hubungi melalui WhatsApp messenger (18 oktober 2019) baru bisa memberikan jawaban (tanggapan 19 Oktober 2019)
” Menanggapi berita adanya keberpihakan perangkat desa, dan lembaga masyarakat desa dengan ini kami sampaikan bahwa kami tegaskan bahwa kami sudah memenuhi ketentuan yang berlaku dengan menjaga netralitas baik perangkat desa, panitia, lembaga Kemasyarakatan dan Linmas, dengan membuat surat kepala desa yang d tujukan kepada Lembaga Kemasyarakatan (RT, RW, PKK Desa, Kader Posyandu, LPM), BPD dan Linmas untuk bersikap netral pada saat penetapan bakal calon menjadi calon, pada saat kami baru menerima surat dari kecamatan.

Masih menurut pihak panitia,
“Terkait photo dalam berkas lamaran panitia menyampaikan kepada seluruh calon agar menggunakan photo calon dengan background bendera merah putih berkibar..dan panitia tidak pernah memihak kepada salah satu calon tertentu, panitia telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yg berlaku.

Selain penjelasan yang bersifat klarifikasi panitia Pilkades Ciomas juga menyampaikan pesan mohon doa serta dukungan dari teman2 media yg meliput Pilkades baik didesa Ciomas ataupun didesa lainnya agar pelaksanaan Pilkades serentak ini dapat berjalan dengan lancar.

Rajakabar Fik/Sup

Post Author: Adminnr

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *