PELAYANAN DESA SUKAMANAH TUTUP TIDAK ADA PELAYANAN BUNTUT DARI RICUH NYA PILKADES

RAJAKABAR.COM|BOGOR,-Kegiatan pelayanan masarakat desa sukamanah berhenti total dampak dari demo dan penyegelan kantor desa sukamanah dari masarakat pendukung 3 calon bersatu menuntut kejujuran dalam proses demokrasi pilkades.rabu tanggal 5/11/19.

Pantauan awak media masarakat dan 3 calon berangkat dari desa menuju kantor kecamatan untuk lakukan pengaduan atas dugaan kecurangan pilkades yang di lakukan oleh pihak panitia dan calon pemenang sukardi.


Rapat pengaduan di gelar di aula kecamatan jonggol yang di hadiri oleh ketua panitia ,camat andri rahman, s.stp,m,si ,kasat intel polres ,perwakilan dari danramil yang sedang laksanakan sesko ,ketua bpd,pendukung calon ,dan ketiga calon yang mengadukan dugaan kecurangan ,H ,yadi haryadi ,..anan..dan dede sarip hidayatulloh .


Camat andri rahman selepas rapat menuturkan bahwa membenarkan adanya rapat pengaduan dari ke tiga calon Dalam rapat menghasil kan tiga point 1,adanya kecurangan pengelembungan kertas suara, 2, adanya pemilih di bawa umur .3,adanya oknum yang membagikan surat undangan di lokasi tps,
Dan semua kita tuang kan dalam notulen berita acara untuk kita bahas dan kita sampaikan kepada panitia tingkat kabupaten ,biar nanti kabupaten yang memutuskan apakah pilkades sukamanah ini di ulang atau di angap sah,biar itu kewenangan nya.

Lanjut camat adapun dari pihak pengugat atau pengadu akan mengerahkan masa lebih besar lagi mangga itu hak mereka , ya kami akan kerahkan pasukan pengamanan lebih banyak lagi .

Saya himbau kepada semua pihak untuk sama ” menjaga kondusifitas wilayah paskah pemilihan kades di sukamanah ,dan saya berharap untuk bisa di buka nya kembali kantor desa karna pelayanan masarakat tidak boleh terganggu atau terhenti .pungkas nya.

H,yadi haryadi mewakili 2 calon yang lain nya berbicara di hadapan masarakat akan mengerahkan massa yang lebih besar lagi apabila tuntutan kami tidak di penuhi dan kami minta tangapan segera sebelum adanya pelantikan.

Saya berharap pemilihan di ulang saya mau jadi panitia walupun saya gak ikut nyalon karna saya mau ini pilkades jujur dan adil ,saya begini bukan kami gila jabatan tapi kami hanya ingin ke adilan.

Lanjut hadi haryadi buat apa pilkades klau curang kan kita mau kerja untuk masarakat ,sekarang calon pemenang ijasah sd saja tidak pernah muncul asli nya bagaimana akan punya ijazah smp orang SD saja gak ada ,logika nya gimana mau jadi pemimpin ijazah SD aja gak punya ,wartwan aja punya ijazah tutur hadi degan nada tinggi.

Ketua panitia di kantor aula yang kita temui pusing pak pusing saya sudah lakukan sesuei sop (standar oprasional prosedur) dan tidak ada kecurangan semua suda di klarifikasi yang katanya pengelembungan di mana orang kertas suara nya lebih sedikit dari jumlah dapat nya, tegas ketua panitia.

(Rif)

Post Author: admin putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *