Bencana longsor Di Kecamatan Nanggung

Kecamatan Nanggung,Rajakabar.com,- bencana longsor di bogor Barat terus terjadi semenjak masuk nya musim hujan dengan curah hujan yang tinggi/Deras,seperti di jalan padahas kampung nanggela tonggoh di Desa nanggung yang aksesnya jalan tertutup longsor, menurut pengakuan salah satu warga bahwa longsor telah terjadi sejak awal musim hujan dan warga bergotong royong menyingkirkan tanah longsor dengan alat seadanya. Minggu,12 Januari 2020.

Tetapi pada hari minggu tanggal 12 Januari 2020 sekitar pukul dini hari WIB telah di tambah terjadi longsor susulan yang kembali menimbun akses jalan, yang menambah beban warga karena warga hanya menggunakan alat seadanya untuk menyingkirkan tanah longsor itu

” Sudah 3 hari kami gotong royong pada hari ini saya merasa senang karena ada bantuan dari organisasi AMS dengan sukarela nya membantu menyingkirkan tanah longsor,karena sebelumnya hanya warga saja yang bergotong royong, di karenakan bantuan sembako yang di kirim ke kampung nanggela sulit karena akses jalan ini ” Ungkap pa ata Wijaya ketua Rt 01 RW 07 kampung nanggela 1

Dan tambah nya sebetulnya untuk sembako di bilang cukup ya tidak karena banyak relawan yang mingirim logistik ke Desa urug hanya melewati kampung nanggela, padahal kampung nanggela juga terkena dampak nya juga, bahkan ada rumah yang tidak bisa lagi di tempatkan.

” Sudah 2 hari saya mengirim beras 1 liter sehari per kepala keluarga karena sesuai pendapatan saya,saya membagikan itu kepada 86 kepala keluarga jumlah jiwa di rt saya 288 itu akurat balita 30, bayi 4, ibu hamil 5, lansia 7, selain itu biasa tetapi tetap korban bencana” Tutur pa ata wijaya.

Dan untuk sekarang ini di kampung nanggela ada rumah yang tidak bisa di huni lagi,ancaman longsor,pertanian banyak yang tertimbun longsor,selokan air putus,air bersih putus,dan untuk akses jalan sudah bisa di lalui berkat gotong royong warga dan kader organisasi AMS,dan kampung nanggela masih membutuhkan logistik makanan,perlengkapan sekolah untuk anak-anak.dan obat-obatan.

” Untuk anak sekolah kegiatan belajar mengajar nya terputus karena akses jalan ini terputus dan untuk sekarang mungkin bisa tetapi bila mana ada hujan besar kembali saya akan membuat permohonan kepada guru untuk tidak memaksakan masuk sekolah karena di khawatirkan terjadi longsor susulan ” Tegas pa Ata wijaya.

Post Author: admin putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *