HAMPIR 90 RIBU PENERIMA MANFAAT DAPAT BANTUAN MELALUI DOMPET DHUAFA PENDIDIKAN

RAJAKABAR.COM | KEMANG – Bermodal pengelolaan organisasi berbasis knowledge management yang efektif dan efisien, Dompet Dhuafa Pendidikan terus menghasilkan program masterpiece yang berdampak lebih besar bagi seluruh rakyat Indonesia. Berdasarkan laporan tim Dompet Dhuafa Pendidikan, pada tahun 2019 lalu, tercatat total anggaran yang tersalurkan kepada penerima manfaat sejumlah Rp. 27 M lebih, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 89.155 yang terdiri dari Siswa, Mahasiswa, Guru, Masyarakat, Umum, Duta, Pustakawan, Ranger, Desa, Sekolah, Perpustakaan dan Taman Baca Masyarakat.

Menurut M. Syafiie El Bantanie selaku Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan, prestasi memang bukan segalanya, namun hal itu mencerminkan kualitas dan kesungguhan untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi umat. “Prestasi juga merupakan cermin keberhasilan dalam mengelola program sebagai pertanggungjawaban dalam menjaga amanah umat. Semoga amanah ini bisa terus kami pertahankan.” Ucapnya.

Dia menambahkan, Dompet Dhuafa Pendidikan telah mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, berdaya saing tinggi, berwawasan dan menguasai ilmu serta teknologi. Hal tersebut dapat dilihat dari penerima manfaat dan program sekolah yang terdiri Smart Ekselensia indonesia sebanyak 252 siswa, Ekselensia Tahfizh School dengan 20 siswa, Sekolah Literasi Indonesia yang terdiri dari 63 Sekolah, 722 guru dan 9294 siswa serta Sekolah Jaringan Literasi yang terdiri dari 85 Sekolah, 1347 guru dan 18431 siswa.

Selain itu, sambung M. Syafiie El Bantanie, dalam meningkatkan mutu pendidikan, Dompet Dhuafa Pendidikan juga menyiapkan beasiswa di tahun 2019 kepada sejumlah penerima manfaat dari program beasiswa terdiri dari Beastudi Etos sebanyak 527 Mahasiswa, Beastudi Etos ID sebanyak 191 Mahasiswa, Beastudi Etos- PTTEP sebanyak 16 Mahasiswa, Marawi Youth Development Scholarship Program sebanyak 30 Mahasiswa, Beasiswa TESPro sebanyak 5 Mahasiswa, Beasiswa Kepemimpinan Dompet Dhuafa dengan 4 Mahasiswa, Etos Muda sebanyak 30 siswa dan program Desa Produktif yang terdiri dari 16 Desa meliputi 1661 masyarakat. “Sedangkan di bidang Program Beasiswa Bakti Nusa ada 203 Mahasiswa, Beasiswa Pemimpin Pembangun Masyarakat sebanyak 3 Mahasiswa, Beasiswa Program Dokter Spesialis dengan 2 Mahasiswa dan Young leader sebanyak 561 Mahasiswa,” paparnya.

Diungkapkan pula olehnya bahwa, Dompet Dhuafa Pendidikan melalui Pengembangan Literasi telah memberikan manfaat kepada 170 pustakawan melalui Komunitas Pustakawan Masa Kini (KOPI), Komunitas Media Pembelajaran (KOMED) terdiri dari 47 pengurus meliputi 641 anggota di 5 wilayah, Duta Gemari Baca terdiri dari 113 Duta, Pendampingan Perpustakaan terdiri dari 19 Perpustakaan Sekolah meliputi 276 guru serta 4.920 Siswa, Taman Baca Masyarakat dengan 14 Taman Baca Masyarkat (TBM) meliputi 1.070 Masyarakat, Member Aktif Perpustakaan sebanyak 1.358 umum, Aktivitas Perpustaakan & CESA sebanyak 2.349 yang terdiri dari Aktivitas Perpus sebanyak 1.920 dan Akitivitas CESA sebanyak 429 sementara Kunjungan Perpustakaan & AUVI sebanyak 44.744 yang terdiri dari Kunjungan Perpus sebanyak 40.709 dan kunjungan AUVI 4.035. “Bahkan sejumlah penerima manfaat Dompet Dhuafa Pendidikan juga telah berhasil menorehkan prestasi yang sangat membanggakan.” Pungkasnya.

Ket. Foto :

~ Capaian bantuan berbagai program bagi penerima manfaat Dompet Dhuafa Pendidikan pada tahun 2019.

Post Author: admin putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *