MUSAWARA PENYUSUNAN RENCANA PROGRAM PEMBANGUNAN (RKPDES ANGARAN TAHUN 2021)

TAJUR CITEUREUP -,RAJAKABAR. COM -,Giat Musdes (MUsawara Desa) pemerintah Desa tajur kecamatan citeureup ,kabupaten Bogor di lakukan di massa psbb, yang masih terapkan protokoler kesehatan, selasa 7/7/2020.

Kegiatan di mulai jam 9,00 wib acara di hadiri oleh sekcam kecamatan citeureup, tokoh masyarakat.rt dan rw. Pemuda,dan ketua karang taruna ,babinmas,


Dalam sambutan sekcam imam masih menyingung tentang protokoler kesehatan. Dan perkembangan yang saat ini kecamatan citeureup sudah masuk wilayah zona kuning.

Di lanjut sambutan kades Ade safrudin SH. Tentang rencana angaran program pembangunan.

Wajib masker, di lakukan dan di siapkan wastapel untuk cuci tangan di depan kantor desa, namun physical distancing yang belum terlakasana dengan baik pantauan awak media.

Sekcam imam di tempat yang sama setelah acara musdes berahir menuturkan bahwa musdes saat ini memang di dalam kondisi yang berbeda pada tahun” sebelum nya. Jadi ada angaran tahun 2019 yang belum di laksanakan pada tahun 2020 karena adanya angaran perubahan untuk covid 19.

” hingga masyarakat harus bisa memahaminya. Muda” han rancangan angaran tahun 2021 tidak terganggu lagi dengan ada nya covid hingga program bisa terlaksana.

“saya berharap untuk kedepan bisa berjalan dengan baik. Dan dalam hal ini saya masih tekan kan kepada pemdes tajur untuk terus taati protokoler kesehatan. Seperti wajib masker
Cuci tangan, dan sanitayzer, juga physical distancing. Ucap sekcam.

Ketua bpd tajur Muhamad suryana juga memaparkan kegiatan musdes .sebelum pelaksanaan musdes ini kita terlebih dahulu lakukan muswil/pra musdes 3 bulan sebelum nya.

Alhamdulilah saat ini kita baru bisa lakukan giat musdes dalam kondisi masih psbb, hingga kita berupaya membatasi peserta rapat, namun masih saja antusias warga yang datang melebihi yang kita tentukan,

,”dan untuk kegiatan musdes penyusunan Rkpdes angaran tahun 2021 bisa berjalan tanpa ada nya perubahan karena wabah covid seperti angaran sebelum nya. Hingga banyak nya kegiatan insfrastruktur ,pemberdayaan masyarakat, banyak yang tidak terlaksana. Karena terserap ke angaran covid, alhamdulilah warga yang menanyakan bisa memahami keterlambatan karena kita berikan edukasi (pengertian dan pemahaman) tentang program yang belum bisa berjalan dengan baik. Ucapnya.

(rif)

Post Author: rajakabar_admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *