Warga Keluhkan Kinerja PUPR : MAPANCAS Bentuk Tim Pemerhati Pembangunan Daerah

RAJAKABAR.COM | BOGOR,- Intensitas hujan dan buruk nya perawatan drainase di kota bogor telah menyebabkan banjir. Hal serupa terjadi di Jalan Sholeh Iskandar, tepatnya di Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sareal.

Berkaitan dengan adanya genangan air di jalan Sholeh Iskandar, kelurahan kedungbadak kecamatan tanah sareal, kota bogor, membuat ‘NS’ warga Cibuluh Raden Hasan RT.09/RW.08 mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab terkait urusan tersebut, dan kepada siapa kami warga keluhkan permasalahan yang sudah lama terjadi ini. Minggu (04/10/2020)

Menyikapi hal tersebut Aziz aktivis mahasiswa Pancasila menilai, perlu adanya ketegasan dari pemerintah kota Bogor.

Saya tantang walikota berani gak copot kadis PUPR, tambah aziz

Pasalnya, Banjir di lokasi tersebut sudah kesekian kalinya terjadi dan seolah dibiarkan oleh dinas terkait. Buruknya drainase diduga menjadi penyebab seringnya terjadinya banjir di lokasi tersebut.

Menurutnya, jangan sampai sistem drainase buruk tetap dibiarkan tanpa adanya ketegasan atau pemantauan dari pemerintah daerah itu sendiri.

“Infrastruktur yang baik tentunya akan membawa nama baik suatu daerah, terlebih kawasan itu sudah terjadi beberapa Minggu, namun belum ada langkah yang jelas oleh pemerintah kota Bogor,” kata aziz kepada awak media

Aziz menambahkan, Kondisi gorong-gorong yang memprihatinkan menyebabkan genangan meluber ke jalan raya. Selain mengganggu warga yang melintas, percikan dari kendaraan yang melintas menjadi keluhan warga ketika melewati genangan ini.

Dalam Menjalankan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum RI
Nomor 12/PRT/M/2014 Bab IV pasal 31 terkait Peran Masyarakat dan Swasta dalam Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan, DPD MAPANCAS Kota Bogor mengeluhkan pengelolaan drainase atau pembuangan massa air secara alami atau buatan di kota bogor yang semrawut menodai kinerja Pemerintah Daerah Kota Bogor dalam hal ini dinas PUPR terkait yang mempunyai wewenang dan tanggungjawab.

di tempat yang berbeda M. Ridho Sekretaris DPD Mapnacas Kota Bogor telah melakukan investigasi ke lapangan secara langsung, Berdasarkan temuan di lapangan, Ridho berharap adanya langkah serius agar kondisi serupa tidak terjadi secara terus menerus.

Tidak cukup sampai disitu setelah kami melakukan investigasi ke lapangan dan di bahas dalam rapat mingguan pengurus Mapancas Kota Bogor, kami sepakat membentuk tim pemerhati pembangunan daerah, Guna menjaga hak masyarakat dan lingkungan, Tutupnya.

Post Author: Admin Arifin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *