KELUARGA CALON KADES DISERANG OKNUM TAK DI KENAL

KLAPANUNGGAL – RAJAKABAR.COM-,Terjadi penyerangan terhadap keluarga salah satu Calon Kepala Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal pada Senin, (5/10/2020) malam. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 4 orang termasuk calon kades mendapatkan luka senjata tajam dan pecahan kaca sehingga dilarikan ke rumah sakit.

Menurut kesaksian korban, Ade Gonon, saat kejadian, dirinya tengah menerima tamu di kediamannya.

Tiba – tiba, ada seseorang yang dikenalinya datang dan langsung mengalungkan sajam jenis celurit ke lehernya.

“Saya langsung menghindar dan melarikan diri ke dalam rumah,” ujarnya kepada Awak media. (6/10)

Namun, pelaku sempat mengejar dan beberapa kali mengayunkan sajam ke arah Ade. Ade pun, berusaha menyelamatkan anggota keluarganya yang berada di halaman rumahnya dari serangan membabi – buta pelaku.

Serangan tersebut, sempat ditahan anak kedua Ade, Lutfi(22) sehingga mengalami luka jaitan di tangannya. Namun, pecahan kaca dari serangan tersebut melukai beberapa anggota keluarganya termasuk anak pertamanya dan mertuanya, Fatimah, nenek berusia 60 tahun.

Pelaku sempat akan dimassa warga dan para saksi kejadian namun segera diamankan Ade sendiri dan dibawa ke dalam rumahnya.

Suasana semakin mencekam saat segerombolan massa lain datang dengan membawa sajam untuk meminta keluarga Ade melepaskan pelaku.

Namun aparat kepolisian segera datang dan membubarkan kerumunan massa tersebut dengan tembakan peringatan. Pelaku pun segera dibawa ke Polres Bogor untuk penyelidikan lebih lanjut.

Ade menduga, penyerangan ini berkaitan dengan kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Klapanunggal yang akan digelar Desember 2020 mendatang.

“Saya meminta kepada pihak berwenang untuk mengusut tuntas para pelaku, jangan tebang pilih,” harapnya.

Terpisah, Camat Klapanunggal, Ahmad Kosasih menyatakan kejadian tersebut dipicu panasnya situasi jelang Pilkades.

“Mungkin ada salah satu pihak yang memanas-manasi sehingga ada pihak yang terpancing emosinya,” ujarnya.

Meskipun belum mengetahui pasti akar permasalahan tersebut, namun pihaknya telah menyampaikan kepada masing – masing calon kades untuk saling menjaga kedamaian.

“Kita juga menjadwalkan untuk mengundang semua bakal calon untuk deklarasi damai,” lanjutnya.

Sementara sambil menunggu proses hukum yanng berjalan, pihaknya menurunkan anggota Satpol PP untuk memantau wilayah Klapanunggal jika terjadi sesuatu hal yang meresahkan.
“Kita tunggu penyelidikan kepolisian,” pungkasnya

(arifin)

Post Author: Admin Arifin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *