Thursday, 20 January 2022, January 20, 2022 WIB
Last Updated 2022-01-20T10:50:44Z
BisnisNews.

Delapan Puluh Interpreuner Muda Ikuti Lounching KMB

BABAKAN MADANG -  Pengusaha tergabung dalam komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bogor Raya mengikuti program Kelompok Mentoring Bisnis (KMB). Melalui bimbingan rutin ini, diharapkan dapat terus naik signifikan ,

Sebanyak 80 member TDA Bogor Raya bersama para mentor saling berkomitmen yang ditandai dalam Launching KMB 2022 di Aula Az-Zikra Sentul, Babakan Madang pada 19 Januari 2022.

"KMB Ini program unggulan TDA Bogor Raya yang diperuntukan sebagai bimbingan rutin dan berkomitmen selama 6 hingga 8 bulan ke depan," ujar Ketua Divisi KMB TDA Bogor Raya, Isron kepada Rajakabar .

Dengan membayar deposit sesuai dengan level usahanya, puluhan Mentee atau peserta monitoring itu diberikan arahan dari masing-masing mentor yang memiliki level bisnis lebih tinggi.

Selain dibekali ilmu bisnis seperti marketing, manajemen dan lainnya, mentee juga diberikan tugas yang selalu dievaluasi para mentor.

"Ada syarat untuk mengikuti KMB, seperti semacam ospek dengan komitmen mengikuti KMIB (Kelompok Monitoring Inspirasi Bisnis), program seminar untuk memperkenalkan TDA seperti apa, agar saat mengikuti KMB sudah mengerti apa yang akan dilakukan," jelas Isron.

Menurutnya, bimbingan ini bukan hanya mengenai teknis, namun tentang dunia bisnis secara fundamental. Bagaimana para mentee bisa mengembangkan usahanya dengan banyak relasi.

"Secara otomatis, mentee mengerjakan sesuatu yang baru untuk bisnisnya. Targetnya setelah 6 sampai 8 bulan, secara bisnisnya dia naik, baik level kualitas maupun kapasitasnya," tambahnya.

TDA sendiri, kata Ketua TDA Bogor Raya, Hafiq Ganiporta, merupakan sebuah komunitas bisnis dengan visi membentuk pengusaha-pengusaha tangguh dan sukses yang memiliki kontribusi positif bagi peradaban.

Berdiri sejak tahun 2011, TDA Bogor Raya memiliki jumlah anggota aktif saat ini sekitar 400 orang.

"TDA hadir di tengah masyarakat untuk menaikan jumlah wirausaha, dapat menaikan ekonomi di Kota Bogor khususnya PDB (Produk Domestik Bruto) sebagai salah satu komunitas yang aktif untuk menyuarakan entrepreuner," tutur Hafiq.

Pihaknya juga berkolaborasi dengan beberapa organisasi baik itu Ikatan Wanita wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) termasuk Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

"Targetnya bagaimana teman-teman bisa naik kelas, bisa mengajarkan lagi teman-teman di bawahnya sehingga bisa melahirkan pengusaha-pengusaha muda," pungkasnya.

(Arf)