Iklan

Tuesday, 18 January 2022, January 18, 2022 WIB
Last Updated 2022-01-18T13:43:00Z
BeritaDaerah

SABAR AS APRESIASI PIHAK KSDA SUMBAR BERIKAN SOLUSI ALTERNATIF KEMBANGKAN TWA RIMBO PANTI

Advertisement

 

SUMBAR I RAJAKABAR.COM - Terkait dengan keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman dalam mengembangkan wisata didaerah, Berbagai upaya sedang di lakukannya, selain pengembangan wisata budaya, alam di Bonjol dan daerah lainnya, saat ini juga sedang  di kembangkan pariwisata hutan cagar Alam Rimba Panti,”ujar Wakil Bupati Pasaman Sabar. AS didampingi Kepala Balai KSDA (Konservasi Sumber Daya Alam) Sumatera Barat  Ardi Andono. S.TP. M.Sc. Saat peninjauan lokasi objek Wisata Rimba Panti Selasa (18/01/2022). 

Lebih jauh, Sabar AS juga, menjelaskan bahwa Taman Wisata Alam Rimbo Panti (TWA RP) merupakan impian masyarakat Pasaman sejak dulu, dengan adanya dukungan dari KSDA Propinsi, Kementrian lingkungan hidup dan kehutanan, hal ini merupakan momen yang di tunggu sejak lama untuk mengembangkan destinasi wisata alam yang ada di kawasan Rimbo Panti.

Potensi yang luar biasa ini, kedepan akan kita klow Up secara bersama sama yang diawali dengan desain yang cocok, dan untuk pengelolaanya akan di sesuaikan dengan kebutuhan apakah dengan kerjasama tersebut,  akan di laksanakan  dengan pihak balai, ataupun dengan pelaku usaha setempat dan kalau memungkinkan akan bekerjasama dengan pihak lain ataupun pihak ke 3 (tiga),”ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama Kepala Balai KSDA Sumbar Ardi Andono .S.TP. M.Sc mengatakan, Taman Wisata Alam Rimbo Panti ini sangat baik untuk di kembangkan untuk Destinasi wisata terkhusus untuk kawasan sekitar, 

Sejarah Wisata Alam Rimbo Panti ini menunjukan termasuk register 75 (tujuh lima), dan kali pertama ditunjuk melalui Gubernur Besluit No: 34 Staat blat 420, tanggal 8 Juni 1932 dengan luas awal 3.120 ha.  disamping itu dengan adanya Keputusan Menteri Pertanian No:284/kpts/um/6/1979 tanggal 1 Juni 1979 yang berbunyi sebagian Areal cagar alam di alih fungsikan menjadi taman Wisata Alam dengan nama sama seluas 570 ha, dan di tambah dengan penetapan melalui Keputusan Menteri Kehutanan No SK 101/Menhut- II/2011, Tentang penetapan Kawasan Taman Wisata Alam Rimbo Panti yang terletak di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat seluas 571,10 ha. 

Dalam hal ini ada 2 (Dua) Konsep yang di tawarkan oleh KSDA terhadap Pemda Setempat di antaranya, Kerjasama hal tersebut, terkait dengan banyaknya aset Pemda di kawasan Taman Wisata Rimbo panti tersebut, untuk itu dari pada tidak karuan, kedepan bisa direvitalisasi atau di kembangkan dengan baik sehingga bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dan untuk penataanya akan di laksanakan sesuai dengan skema yang telah di tentukan,”tambah Ardi Andono, 

Selain itu, kita juga bisa mengundang pihak ketiga untuk pengembangan taman wisata tersebut lebih baik , disamping itu lokasi wisata yang ada sekarang ini merupakan tempat perlintasan antar propinsi di tambah dengan adanya keunikan air panas menambah daya tarik tersendiri,”tuturnya. 

Terkait dengan izin pengelolaan kawasan hanya antara KSDA dengan Pemerintah Daerah dengan izin Dirjen, dan untuk izin pengelolaan sarana di lakukan dengan melalui OSS atau melalui satu pintu,”tutupnya.

Kunjungan kerja Wakil Bupati tersebut juga di dampingi oleh beberapa Kepala dan Kabid OPD Pasaman  diantaranya, Asisten Setda Pasaman Ir. Rusben, Kepala Bapeda, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Perhubungan dan Lingkungan Hidup,  Silvia Evayanti .S.PI MM, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang  Agusti Awizar, KadisParporabud, Ade Harlien .SSTP .M.Sc, Kabag Perekonomian  Yusriana Yusril, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Musrawal Gusti,  Kabid Bina Marga Khairul, dan Wali Nagari Panti.  (Korwil. Adalusia ,01 SB)