Friday, 20 May 2022, May 20, 2022 WIB
Last Updated 2022-05-20T18:53:58Z
Opini

Bangunan Koalisi Ternodai Atas Dugaan Adanya Penangkapan Sosok Bupati

Advertisement

 

H.Mulyadi, Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Ketua DPP Partai Gerindra, Sekretaris Badan Pengawas dan Disiplin Partai Gerindra, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Jabar V ( Kabupaten Bogor), Dewan Penasehat Partai Gerindra Jawa Barat.


Jakarta I Rajakabar.com - Partai Politik menurut  H.Mulyadi, Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, di dirikan untuk tujuan mendapatkan kekuasaan secara konstitusional, menjalankan kepercayaan dan amanah rakyat, dengan kekuasaan yang dimiliki dalam mengendalikan Instrumen kewenangan untuk membuat kebijakan dan pengelolaan keuangan, tujuan akhirnya memberikan kesejahteraan, kemajuan dan keadilan untuk masyarakat, Jum' at (20 /05/2022).


Sehingga terjadi kesepahaman dan kesamaan dalam visi misi memajukan, mensejahterakan dan memberikan rasa keadilan pada Masyarakat Kabupaten Bogor, Itulah mindset (kerangka berpikir) dalam bangunan koalisi yang dibangun Partai Gerindra, PPP dan yang lainnya di Kabupaten Bogor.

 

Kemudian, masih kata H.Mulyadi, Memformulasikan bangunan kerjasama demi pemenangan Pilkada, menggerakkan struktur, sayap dan kader partai, serta meyakinkan masyarakat termasuk keputusan cost politik Gerindra dengan 14 kursi dan PPP 6 kursi.

 

Sehingga sangat wajar jika cost politik ditanggung oleh calon Bupati waktu itu yang berangkat dari Partai PPP yang hanya 6 kursi, Sedangkan dalam realita perjalanan 4 tahun berjalannya koalisi kami mencatat beberapa hal:

 

Kesatu, sebagai partai pengusung, Gerindra harus ikut bertanggung jawab atas kepercayaan rakyat yang di cederai.

 

Kedua, Gerindra harus bersikap untuk tetap menjaga dan mengklarifikasi bahwa Gerindra bukan bagian yang terlibat dari indikasi penyelewengan amanah rakyat.

 

Ketiga, Bangunan Koalisi yang dibuat berlandaskan kesepahaman dan kesamaan dalam visi misi memajukan, mensejahterakan dan memberikan rasa keadilan pada masyarakat Kabupaten Bogor koalisi sudah Rusak


Sangat wajar Gerindra untuk memberikan garis tegas, bahwa Gerindra tetap tunduk dan patuh pada amanah rakyat, bukan tunduk dan patuh pada penghianat Rakyat.

Ketua DPP Partai Gerindra, Sekretaris Badan Pengawas dan Disiplin Partai Gerindra, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Jabar V ( Kabupaten Bogor), Dewan Penasehat Partai Gerindra Jawa Barat.

(***/Red)