Friday, 1 July 2022, July 01, 2022 WIB
Last Updated 2022-07-02T01:06:17Z
News

Penjaga Sekolah SMAN 1 Sukamakmur Dianiaya Dengan Brutal Oleh Orang Tidak Dikenal

Advertisement


Rajakabar.com - Upaya Perampokan, penjaga Sekolah di SMAN 1 Sukamakmur dianiaya dan disekap orang tidak kenal dengan menggunakan Senjata Tajam (Sajak) yang berjumlah 6 orang  hari jumat dini hari Pukul 02:30 WIB,   Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. 


Diketahui para pelaku yang berjumlah sekitar 6 orang tersebut memanjat pagar sekolah pada dini hari, dan menyekap dan menganiaya 2 orang penjaga sekolah. 


Korban berinisial A yang sedang tertidur langsung  diikat oleh para pelaku dengan lakban, sementara korban berinisial S yang tiba tiba datang dengan terkejut mengetahui kejadian tersebut, langsung di anjaya para pelaku dengan menggunakan senjata tajam. 


"Saya si lagi tidur bang, tau tau itu orang udah didepan muka aja gitu sambil bawa golok kemudian ia udah gak banyak tanya, dia bilang " udah lu diam aja gitu" Udah saya diam aja," Ucap Korban berinisial S,  Jumat (1/7/2022). 


Kemudian saya diringkus tangan diikat pakai tali terus mulut dan mata ditutupin pakaiin lakban, udah gitu saya ditinggalin begitu aja. 


Lalu ia menceritakan temannya yang berisinial S yang dianiaya oleh para pelaku lalu membuka ikatan ditangannya dan meminta tolong ke warga sekitar. 


"Kalau untuk itu saya tidak melihat, cuman mendengar suara didalam itu kaya ada perkelahian lah gitu, gak tau gimana keadaannya terus pokoknya saya gak tau gimana keadaan gimana," Ungkapnya. 


Lanjutnya, lalu saat si S di bacokin makai golok terus lari sampai ke bawah itu, terus teman saya itu berusaha berlari ke saya dan membuka ikatan tali di tangan saya,  abis itu saya langsung keluar minta tolong ke warga dan teman saya itu terkapar didekat pintu pas warga datang para pelaku langsung kabur. 


Ia pun menyampaikan setelah kejadian tersebut korban inisial S langsung di bawa ke Puskesmas Sukamakmur, 


Sementara itu A sudah membuat laporan ke polsek Sukamakmur sebagai saksi, kasus tersebut dalam penyelidikan Kepolisian Polres Bogor. 


Wakasek Humas SMAN 1 Sukamakmur Syafriadin, membenarkan peristiwa upaya pencurian dan penganiayaan yang di alami penjaga sekolah tersebut. 


"Kira kira tadi malam pada tanggal 1 Pukul 02:30 WIB,  Kedatangan sekitar 5/6 orang (Pelaku) , nah yaang jadi disinu kebetulan dua orang," Tutur Syafriadin Wakasek Humas SMAN 1 Sukamakmur, Jumat (1/7/2022). 


Ia mendetail kan, yang satu orangnya di luar sini (Ruangan Tunggu Tamu) kaki, tangan lalu mulut diikat dan dilakban, kemudian tentunya yang diikat ditanya lagi berapa orang, disebutkan dua orang. 


Lalu ia menjelaskan bahwa korban yang berinisial S tersebut tidak melawan hanya kaget dan menabrak para pelaku. 


"Nah yang didalam itu sebenernya tidak melawan hanya kaget lalu ditabrak, karena ditabrak langsung dikeroyok, ditendang lalu terguling sampai kebawah terus kena tembok," Ucapnya. 


Lanjutnya, luka luka korban itu yang pertama pergelangan tangan kiri kira kira dijahit ada 20 jahitan, lalu di lengan kanan dijahit ada belasan jahitan, kemudian dipelipis sekitar 1 jahitan kemudian punggung juga. 


Menurut keterangan dari pihak sekolah atas kejadian tersebut tidak ada yang di congkel jendela dan pintunya karena memang terbuka, lalu untuk komputer dan laptop tidak ada yang dibawa oleh para pelaku. 


Atas kejadian tersebut pihak berwajib sudah mendatangi TKP dan salah satu korban sudah dimintai keterangan di Polsek Sukamakmur, dan dalam penyelidikan dari pihak Kepolisian. Pangkasnya.