Monday, 5 September 2022, September 05, 2022 WIB
Last Updated 2022-09-05T13:09:24Z
DaerahKesehatanNewsSosial

9 Tahun Mengidap Tumor Kulit, Safri Sang Pemulung Akhirnya Terbaring Lemah di RSUD Cileungsi

 

 


RAJAKABAR.COM - Sembilan tahun mengidap penyakit tumor kulit yang membuat tangan bagian sebelah kanan seperti terbakar, Safri (43) yang bekerja sebagai Pemulung hanya terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi.

 

Diketahui bahwa Safri (43) warga Desa Kertamulya Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu, dan saat ini berdomisili di Desa Limusnunggal Kecamatan Cileungsi dan memiliki tiga orang anak dan satu orang istri, sehari-hari Safri adalah mencari barang Bekas Alias Pemulung.

 

Diduga Safri mengidap penyakit tumor kulit yang membuat tangan bagian sebelah kanan seperti terbakar. dan kondisi tangan kanannya saat ini semakin parah dan hampir membusuk hingga jari jempolnya dipotong sendiri.

 

Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Penjara Kabupaten Bogor yang tidak sengaja mengetahui salah satu mengidap tumor kulit tersebut yang tidak jauh dari kantor DPC LSM Penjara langsung membantu proses mengurus administrasi pengobatan Safri di RSUD Cileungsi.

 

Menurut Anggota LSM Penjara Kabupaten Bogor Eka Prasetiya pun mengatakan bahwa dari keterangan Safri (Pasien red) sudah pernah dirawat di rumah sakit di Kabupaten Indramayu namun tak kunjung membaik.

 

"Menurut pengakuan Safri dan Istrinya yang disampaikannya kepada saya dirinya pernah dirawat seminggu di rumah sakit Sentot Indramayu sempat beberapa kali melakukan pengobatan, dan menjalani satu kali operasi namun kondisinya masih belum membaik," Ucap Eka Prasetiya Anggota LSM Penjara Kabupaten Bogor, Senin (5/9/2022).

 

Lanjut Eka Menjelaskan bahwa, Safri memiliki tiga orang anak dan satu orang istri. Sehari-hari beliau mencari barang Bekas Alias Pemulung diwilayah Cileungsi Kini Safri sudah dibawa ke rumah sakit dan sudah dirawat namun masih menimbulkan permasalahan terkait biaya rumah sakit hingga kini belum ada yang bertanggung jawab.

 

"Sekarang sudah dirawat di rumah sakit RSUD Cileungsi. Meski sudah dirawat selama lima hari, namun pihak rumah sakit belum bisa memastikan jenis penyakit yang diderita Safri dan mengenai biaya kami juga sedang melakukan penggalangan dana dijalan dengan melibatkan Paguyuban Solidaritas Pedagang Keliling Cileungsi (PSPKC) " Tuturnya.

 

Ia menyampaikan, Kondisi tangan Safri belum bisa dipastikan. Keluarga sangat berharap ada perhatian dari pemerintah Desa Kertamulia Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu atau pun Pemerintah setempat maupun dermawan untuk menantu meringankan beban mereka. Untuk berobat beliau hanya mengandalkan bantuan dari Donasi yang dilakukan oleh LSM Penjara dan PSPKC.

 

"Sehari-hari cuma nyari barang bekas dilingkungan kampung Bakom Desa Limusnunggal. Pendapatannya pun tak seberapa untuk menghidupi anak istrinya. Saat ini sakit tak ada lagi yang mencari nafkah untuk keluarganya," Ucap Eka menjelaskan kondisi yang keseharian Safri.

 

Lalu Eka juga berharap pihak RSUD Cileungsi bisa lebih mempermudah meringankan biaya pengobatan Safri dan semua pihak bisa membantu penderitaan korban.

 

"Saya berharap Kepada pihak RSUD Cileungsi lebih mempermudah Adminitrasi dan juga berharap kepada semua pihak khususnya para Dermawan agar bisa memberikan bantuan biaya rumah sakit untuk pasien tersebut," Pungkasnya.