Wednesday, 7 September 2022, September 07, 2022 WIB
Last Updated 2022-09-07T07:40:31Z
NewsNews.

Pengerjaan betonisasi Jl.Raya Cikeas Udik Diduga Tidak Sesuai K3


Rajakabar.com - Pekerjaan betonisasi di Jl.Raya Cikeas Udik sudah berjalan satu bulan hingga selesai dibulan november, tetapi sangat disayangkan pengerjaan tersebut tidak di lengkapi dengan K3 yang sesuai prosedur keselamatan kerja.


Perlu diketahui bahwa menurut peraturan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Undang-Undang terkenal sebagai aturan pokok K3. UU ini mengatur kewajiban perusahaan dan pekerja dalam melaksanakan keselamatan kerja.


Dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 4 tahun 1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3).


Menurut keterangan konsultan pengawas Ponco saat dikonfirmasi terkait pengecoran di Jl.Raya Cikeas Udik yang mana para pekerja tidak ada yang memakai helm keselamatan kerja tersebut.


"Untuk sejauh ini pekerjaan lancar sudah dikoordinasikan dari penyedia jasanya CV.Putra Tangsung Sigumpar dan pengerjaannya 150 hari sampai dengan bulan november," Ucap Konsultan terdebut, Rabu (7/9/2022).


lalu ia menjelaskan, Volumenya 664 meter, ketebalan beton 27 dan untuk dasarnya 5 cm, udah sesuai dengan RAB dan spek yg ada, dan mobil molen biasanya datang bisa diratakan 14 TM dan untuk malam ini hanya 5 TM lalu semennya adhimanix.


Saat dipertanyakan soal sefty pekerja yang kurang lengkap dan tidak memakai helm sesuai dengan peraturan K3.


"untuk sefty sejauh ini hanya rompi dan sepatu, untuk helm sudah di sediakan tapi mungkin untuk pekerja gerah mungkin dan sudah berapa kali saya peringatkan," Tuturnya dengan santai.


Lanjutnya ia menjelaskan, seharusnya sesuai dengan prosedur K3 nya, untuk seftynya setiap berulang pekerjaan selalu kita intruksikan pakaian lengkap K3 nya sesuai prosedur yang ada.


Salah satu Monitoring (Pengawas) dari UPT Cileungsi yang menjadi monitoring se kecamatan gunung putri saat dipertanyakan soal sefty keselamatan kerja yang tidak sesuai prosedur.


"Itu kan ada konsultan pengawasnya berarti konsultannya haru bilang ke kontraktornya, betul K3 harus tepat terkait pekerjaan mah," Ucap Selaku monitoring pengerjaan betonisasi se kecamatan gunung putri melalu telepon whatsapp, Rabu (7/9)2022).


saat di pertanyakan tanggapan ia terhadap pekerjaan betonisasi yang tidaj sesuai prosedur keselamatan kerja K3.


"Kalau tanggapan saya mh K3 mh jelas harus di pakai jangan pekerja segala alasan segala gerah atau segala macam siapa yg ini kan ( bertanggung jawab) padahal kan kita sudah menyarankan K3 itu harus di pakai model sepatu, rompi itu harus selalu di pakai," Jawabnya.


ia menyampaikan bahwa ia selalu menyarankan K3 itu harus selalu di pakai jangan sampai nanti terjadi kecelakaan.


Menurut pantau wartawan Rajakabar, pada saat pengerjaan pengecoran pada hari Rabu dini hari (7/9/2022) Pukul 00:00 WIB, memang terlihat para pekerja mengenakan sepatu sefty dan rompi tetapi untuk Helm tidak ada yang menggunakan. pungkasnya